Shubuh: 4:43 A.M. | Dzuhur: 12:04 P.M. | 'Asar: 3:07 P.M. | Maghrib: 6:10 P.M. | 'Isya': 7:17 P.M.
Home
Profil
Berita
Parlementaria
Opini
Liputan Media
Aktifitas
Kaderisasi
Tangerang
Search
Links
Hubungi Kami
Login
Jajak Pendapat
Menurut Anda, bagaimana Kualitas Pembangunan Fisik di Kabupaten Tangerang saat ini?
 
Statistics
Anggota: 229
Berita: 583
WebLink: 13
Pengunjung: 612242
Banners

Media - Satelit News
Kamis, 16 Maret 2006 | Ditulis oleh redaksi | 1074 Klik
MUSRENBANG Jambe Gagal Digelar
Camat dan Sekcam Ngaku Sakit
Cetak E-mail

JAMBE-Karena Camat Jambe Lili Rojali dan Sekcamnya sakit. acara Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) di Jambe pun batal digelar pada Rabu (15/3). Ratusan warga masyarakat dan anggota dewan dari Daerah Pemilihan 1 (Jambe, Cisoka) pun kecewa berat. Soalnya mereka sudah menyempatkan diri untuk hadir. Anggota DPRD DP I yang hadir diantaranya R Dahyat Tunggara, Iqbat, Pahruroji, Burhanuddin dan Weskurni hanya bisu menelan pil pahit.

"Padahal sehari sebelumnya, pihak kecamatan memastikan kesiapannya menggelar Musrenbang dan mengundang anggota DPRD asal DP I." kata Dahyat. 'Terus terang Kami kecewa berat," lanjutnya. Potitisi asal PBR ini akan menyampaikan persoalan tersebut kepada Pimpinan DPRD dan Eksekutif, agar Musrenbang di wilayah Jambe tetap dapat dilaksanakan.

Salah satu warga Jambe Udin yang turut hadir dalam acara itu mengaku sangat kecewa, dengan tidak hadirnya Camat dan Sekcam. "Mau dibawa kemana nih Jambe, jika pemimpinnya saja tidak perduli dengan wilayahnya." katanya. Pria yang mengaku warga pribumi Jambe ini mendesak pihak eksekutif dan legislatif menindak tegas aparat yang berupaya menghambat aspirasi masyarakat.

Sementara itu Musrenbang yang dilaksanakan di Pakuhaji dinilai cukup sukses. Dan dapat dijadikan contoh musrenbang di wilayah lain. "Aspirasi dari masyarakat dimasukkan dalam BAP, kaum perempuan ikut terlibat secara aktif disamping laki-laki-nya," kata Barhum. Pejabat setempat seperti aparat kelurahan desa dan kecamatan cukup bagus dalam koordinasi dengan masyarakat. Sehingga Musrenbang dapat berjalan secara optimal.

Sementata itu wakil ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Arif Wahyudi menyatakan secara umum partisipasi masyarakat dalam kegiatan Musrenbang masih rendah dan tidak banyak beranjak dari tahun lalu.

"Perwakilan desa itu 5 orang dan salah satunya perwakilan perempuan, tapi di banyak desa belum tampak keterlibatan mereka," kata Arif. Selain itu, menurut Arif, Musrenbang desa tampaknya tidak dilaksanakan. Ini terbukti seringkali tidak ada BAP Musrenbangdes dan banyak yang mengaku tidak tahu adanya kegiatan tersebut. Arif menunjuk simpul Pemkab yang tidak serius membangun demokrasi, mengakibatkan Musrenbang tidak ber-jalan secara optimal. '"Mestinya cukup waktu untuk sosialiasi dan penyiapan sistem dan prosedurnya, tapi hal ini tidak terlihat." tuturnya. (Ard)

Sumber: Satelit News 

 
  Untuk tampilan terbaik gunakan Mozilla Firefox
  Hubungi Kami:
© 2006-2008 DPD PK Sejahtera Kabupaten Tangerang  
Jl. Puspiptek Raya No 8 - Setu - Tangerang 15413