SERPONG, TAPOS. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mulai melakukan persiapan-persiapan menghadapi pelaksanaan pemiluhan kepala daerah (pilkada) Kota Tangsel yang dijadwalkan, berlangsung pada 2010 mendatang.
Tahap awal yang dilakukan adalah menggelar rapat konsolidasi kader PKS se-Kota Tangsel yang dilaksanakan di dua titik, yakni daerah pemilihan (dapil) 5 dan 6. ‘Ini adalah rapat konsolidasi awal,’ kata Ruhamaben, Ketua DPD PKS Kota Tangsel, saat dihubungi melalui sambungan telepon tadi malam. Dalam rapat konsolidasi itu, ada beberapa faktor yang penting. Antara lain, siapa calonnya, kemudian kesiapan mesin politik, dan konstalasi yang akan muncul. ‘Tapi yang sangat penting’, lanjut Ruhamaben, ‘adalah konstalasi politik tadi. Jadi bukan sebatas bicara mesin dan siapa calonnya.’
Sekadar diketahui, beberapa pekan terakhir informasi yang santer menyebutkan, bahwa ada lima kader PKS yang digadang-gadang sebagai calon walikota. Antara lain, Ketua DPD PKS Kota Tangsel Ruhamaben, Arif Wahyudi, Agus Puji Raharjo, dan Budi Prayogo yang sekarang menjabat Bendahara DPW PKS Banten.
Dalam konsolidasi itu, para fungsionaris meminta masukan dari kader-kader. Proses ini, kata dia, sudah memasuki tahapan awal. ‘Jadi ada fit and proper test internal,’ Jelasnya.
Namun demikian, pihaknya akan membuka peluang kepada warga terbaik di luar partai untuk masuk bursa calon dari PKS. Selama mereka, memiliki komitmen untuk memajukan Kota Tangsel.
Untuk nama-nama dari internal tadi, kemudian akan diusulkan ke DPW PKS Provinsi Banten. Setelah di-acc DPW, barulah nanti masuk tahap sosialisasi.
Dalam konteks pilkada Kota Tangsel, kata Ruhamaben, DPW boleh langsung memutuskan siapa calon yang didukung. Posisi DPP hanya sebatas memberikan rekomendasi atau saran. Termasuk di dalamnya calon-calon dari luar kader PKS. ‘Jadi perkembangannya masih sangat dinamis sekali,’ imbuhnya.
Tangsel Pos Edisi Selasa, 20 Oktober 2009. |