|
CIKUPA - Sarana pendidikan di bawah naungan Departemen Agama Kabupaten Tangerang, saat ini masih minim perhatian pemerintah.
Pasalnya 50 persen dari 851 sekolah agama (madrasah) -baik milik pemerintah maupun swasta- saat ini kondisinya sangat mengkhawatirkan. Pantauan di sejumlah lokasi, sarana pendidikan Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Kecamatan Jambe kondisinya sangat tidak layak pakai. Selain kondisi sekolah yang jarang disentuh perbaikan, kondisi atap, kusen jendela dan pintu sekolah sudah rapuh. Bahkan tak sedikit tembok sekolah agama di berbagai tingkatan itu terkelupas cukup parah.
Kepala Seksi Madrasah dan Pendidikan Dasar Agama Islam (Mapendais) Departemen Agama (Depag) Kabupaten Tangerang, Ahmad Rifaudin mengungkapkan, saat ini jumlah sekolah di lingkungan Depag Kabupaten Tangerang sebanyak 851 sekolah baik negeri maupun swasta. Sekolah tersebut antara lain Madrasah Aliyah (MA) 67 sekolah, Madrasah Tsanawiyah (MTs) 215 sekolah Madrasah Ibtidaiyah (MI) 333 sekolah dan Raudhatul Atfal (RA) 236.
Dari jumlah sekolah itu, jelas Rifaudin, lebih dari 50 persennya kondisinya mengalami kerusakan yang cukup parah. Terutama pada tingkat MI dan MTs yang jumlahnya cukup banyak. “Ini terjadi akibat anggaran yang minim dari pemerintah pusat,” ujarnya.
Kepala Kantor Departemen Agama Kabupaten Tangerang H Agus Salim ketika dikonfirmasi pihaknya sudah mengajukan anggaran rehabilitasi Madrasah, baik tingkat MD hingga MA kepada pemerintah pusat.
|