|
Selasa, 06 Oktober 2009
| Ditulis oleh Kusnadi
| 340 Klik
|
Tol Alam Sutera Picu Kemacetan |
|
|
SERPONG - Akses tol Alam Sutera untuk mengurangi kemacetan di sepanjang Jalan Raya Serpong, masih jauh dari harapan.
Sejak dibuka 18 September lalu, akses tol yang bermuara di bundaran Alam Sutera tetap tak mampu mengurai kemacetan. Sebaliknya, kemacetan justru semakin parah pada jam berangkat dan pulang kerja. Hal itu diungkapkan Kanit Lantas Polsek Serpong Aiptu Sahabi. Menurut Sahabi, bundaran Alam Sutera merupakan salah satu titik rawan macet yang paling vital.
“Posisi bundaran Alam Sutera yang terlalu melingkar membuat kurang efisien. Bahkan justru kerap menjadi titik utama kemacetan di sepanjang Jalan Raya Serpong,” ujar Sahabi saat dihubungi via telepon selularnya, beberapa waktu lalu.
Sahabi menambahkan, kemacetan terjadi karena banyaknya kendaraan yang keluar-masuk kawasan Alam Sutera. Apalagi, bundaran Alam Sutera merupakan pintu gerbang utama warga yang tinggal di Alam Sutera.
Dengan adanya pembukaan akses tol tersebut, semakin menambah padat kendaraan yang keluar-masuk kawasan Alam Sutera. Hal ini memicu bertambah panjangnya kemacetan yang terjadi, khususnya menjelang sore.
“Adanya pembukaan akses tol Alam Sutera yang baru, volume kendaraan menjadi semakin bertambah. Bundaran Alam Sutera menjadi salah satu konsentrasi kendaraan yang paling tinggi,” beber Sahabi.
Oleh sebab itu, tak heran jika di bundaran Alam Sutera menjadi satu dari tiga titik rawan kecelakaan di sepanjang Jalan Raya Serpong. Dua lainnya berada di persimpangan WTC Matahari dan perempatan German Center.
Selama September 2009, terjadi peningkatan korban jiwa akibat kecelakaan lalu lintas dibandingkan dengan medio Agustus. Berdasarkan data yang ada, dua korban tewas dengan kerugian materil mencapai Rp 7 jutaan. Padahal, pada Agustus tidak ada korban jiwa dan hanya mengalami kerugian materil Rp 3 jutaan.
“Saya akui selama September, tingkat kecelakaan semakin meningkat. Salah satu titik yang paling disorot adalah bundaran Alam Sutera,” ungkapnya.
Untuk mengurangi tingkat kecelakaan tersebut, jajaran kepolisian Polsek Serpong selalu menurunkan personilnya sejak pukul 15.00 untuk mengatur kendaraan yang ingin menggunakan akses tol Alam Sutera.
Menanggapi hal ini, pihak Alam Sutera yang diwakili Liza Djohan belum memberikan komentar. Beberapa kali dihubungi, telepon genggamnya tidak diangkat. |