Shubuh: 4:45 A.M. | Dzuhur: 12:00 P.M. | 'Asar: 3:22 P.M. | Maghrib: 5:55 P.M. | 'Isya': 7:05 P.M.
Home
Profil
Berita
Parlementaria
Opini
Liputan Media
Aktifitas
Kaderisasi
Tangerang
Search
Links
Hubungi Kami
Login
Jajak Pendapat
Menurut Anda, bagaimana Kualitas Pembangunan Fisik di Kabupaten Tangerang saat ini?
 
Statistics
Anggota: 233
Berita: 583
WebLink: 14
Pengunjung: 658144
Banners

Parlementaria - Dr Zulkieflimansyah, SE, MSc (DPR RI)
Sabtu, 18 Maret 2006 | Ditulis oleh Administrator | 1088 Klik
Dr Zulkieflimansyah
Mengkritisi Pujian Lee Kuan Yeuw
Cetak E-mail

SAAT Menteri Senior Singapura, Lee Kuan Yeuw, berkunjung ke Indonesia, Zulkieflimansyah memanfatkan kesempatan baik ini. Mendampingi Ketua MPR Rl Dr. Hidayat Nurwahid, pada pertemuannya di Hotel Grand Hyat (27/2) lalu, Zul— sapaan akrabnya—mengkritisi sanjungan Mr. Lee atas membaiknya perekomian Indonesia.

Usai menyatakan kekagumannya pada tim ekonomi kabinet SBY-JK, Zul cepat-cepat mengoreksi tokoh gaek berpengaruh di Singapura itu. Secara makro, kata Zul, kondisi perekonomian Indonesia memang lumayan. Namun, lanjutnya, kondisi itu belum menyentuh masalah yang substansial. "Masih banyak yang perlu diperbaiki pemerintah," katanya.

Ekonom jebolan University of Strathclyde, Glasgow, Inggris, ini memberikan hal-hal yang ia maksudkan seperti mengenai ketegasan peraturan tentang ketenagakerjaan, investasi, serta jenjang hubungan pemerintah pusat dan daerah.

Staf pengajar FEUI ini juga mengungkapkan bahwa meski makro ekonomi adalah satu variabel yang penting, namun belum menjadi pemecah masalah yang sudah akut di Indonesia. "Makronya bagus untuk menciptakan lingkungan, tapi pelaku usahanya juga perlu diberdayakan," papar Zul.

Zul menambahkan, selain pemerintah harus memperhatikan iklim usaha kecil dan menengah, kondisi yang baik ini seharusnya dioptimalkan untuk memberantas korupsi. "Harusnya pemerintah menggunakan kesempatan baik ini untuk berusaha keras memberantas korupsi sampai tuntas," tegasnya.

Pernyataan Zul yang tanpa sungkan-sungkan itu membuat rombongan Lee Kuan Yeuw keder. Salah seorang di antaranya memberi tanda isyarat supaya perbincangan tentang masalah yang dikemukakan Zul "diteruskan" lain waktu. Demi menghargai tamu, Zul akhirnya menyetujui permintaan mereka. (Mohamad Yusuf)

Sumber: Majalah Saksi 

 
  Untuk tampilan terbaik gunakan Mozilla Firefox
  Hubungi Kami:
© 2006-2008 DPD PK Sejahtera Kabupaten Tangerang  
Jl. Puspiptek Raya No 8 - Setu - Tangerang 15413