Shubuh: 4:39 A.M. | Dzuhur: 12:07 P.M. | 'Asar: 3:24 P.M. | Maghrib: 6:18 P.M. | 'Isya': 7:27 P.M.
Home
Profil
Berita
Parlementaria
Opini
Liputan Media
Aktifitas
Kaderisasi
Tangerang
Search
Links
Hubungi Kami
Login
Jajak Pendapat
Menurut Anda, bagaimana Kualitas Pembangunan Fisik di Kabupaten Tangerang saat ini?
 
Statistics
Anggota: 228
Berita: 581
WebLink: 13
Pengunjung: 597641
Banners

Parlementaria - Arif Wahyudi, Ak (DPRD Kab Tangerang)
Jumat, 17 Maret 2006 | Ditulis oleh Administrator | 1326 Klik
Kisah Cinta Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Arif Wahyudi dan Unggul Hidayati
Ketemu Sekali Langsung Dipinang
Cetak E-mail

Hanya sekali ketemu, tanpa proses pacaran, Arif Wahyudi langsung datang ke orangtua Unggul Hidayati untuk meminang. Baginya, budaya pacaran tak efektif dan cenderung membuang waktu.

Laporan : Susilo

PERTEMUAN pertama kali terjadi di kediaman Mantan Wakil Presiden Partai Keadilan (PK) di Solo, Ust Syamsul Balda, ternyata langsung oke. Pertemuan itu menjadi kenangan manis yang tak terlupakan. Di rumah itu, Arif ta'aruf (berkenalan) dengan Hidayati. Dari pertemuan itu ternyata tumbuh benih-benih cinta di hati keduanya. Tanpa melalui proses pacaran. Arif bertekad bulat memilih Hidayati sebagai pendamping hidupnya.

"Dari petemuan dan ta'aruf saat itu, saya yakin untuk menikahinya. Dan dengan modal nekad, saya bersama dengan Zubeir Safawi yang kini menjadi anggota DPR Rl. meminangnya. Pak Zubeir saat itu saya anggap sebagai kakak, dia yang mendampingi saya untuk menyampaikan niat saya ke calon mertua," kenangnya.

Alhamdulillah, orang tua Hidayati langsung menerima pinangan Arif. Sinyal hijau menyala dari rumah calon mertua, Arif pun mengajak orang tuanya untuk secara resmi melamar ke orangtua Hidayati di Surakarta.

Pada Minggu, 9 Februari 1992, Arif dan Hidayati resmi jadi pasangan suami isteri. Hari itu dipilih, selain karena hari libur juga tanggal muda. "Jadi kesempatan itu bisa bertemu dengan teman-teman yang tinggal di luar kota. Seperti reuni deh," tuturnya.

Ketika memutuskan untuk menikah, Arif masih berusia 23 tahun, dan bekerja sebagai pemeriksa pajak di Semarang. Sementara Hidayati masih menimba ilmu di Universitas Negeri Surakarta (UNS), semester lima.

"Setelah menikah, saya berpisah sekitar lima sampai enam bulan. Karena isteri harus menyelesaikan kuliahnya sementara sara bekerja di Semarang. Namun hal itu semakin mengeratkan hubungan kami. Jarak tak menjadi kendala, sehingga tidak ada masalah. Mungkin hanya kerinduan saja, kami menjadi ingin bertemu setiap saat," ungkapnya. (Bersambung)

Sumber: Satelit News 

 
  Untuk tampilan terbaik gunakan Mozilla Firefox
  Hubungi Kami:
© 2006-2008 DPD PK Sejahtera Kabupaten Tangerang  
Jl. Puspiptek Raya No 8 - Setu - Tangerang 15413