Shubuh: 4:45 A.M. | Dzuhur: 12:00 P.M. | 'Asar: 3:22 P.M. | Maghrib: 5:55 P.M. | 'Isya': 7:05 P.M.
Home
Profil
Berita
Parlementaria
Opini
Liputan Media
Aktifitas
Kaderisasi
Tangerang
Search
Links
Hubungi Kami
Login
Jajak Pendapat
Menurut Anda, bagaimana Kualitas Pembangunan Fisik di Kabupaten Tangerang saat ini?
 
Statistics
Anggota: 233
Berita: 583
WebLink: 14
Pengunjung: 658143
Banners

Senin, 24 Agustus 2009 | Ditulis oleh Kusnadi | 270 Klik
Imron Rosadi, Lc (Ketua DSD PKS Kab. Tangerang)
MARI MENELADANI KESABARAN ALLAH SWT
Cetak E-mail
ImageSaudaraku seiman….
Ramadhan sebagai bulan kesabaran, sangat penting artinya bagi kita. Karena ternyata kesabaran itu bukan hanya salah satu akhlak mulia yang diperintahkan kepada kita, tapi ia juga merupakan salah satu sifat sekaligus nama Allah SWT yang indah. Kita patut mencontoh Allah SWT yang Maha Sabar. Banyak sekali contoh akan kesabaran Allah SWT.
 
Segala puji hanya bagi Allah SWT yang telah memberikan kepada kita hidayah iman, walau setetes tapi ia sangat berarti bagi kita di dunia yang sedang dilanda kegersangan ruh ini.

Shalawat dan salam, semoga senantiasa dilimpahkan kepada Baginda  Nabi Muhammad SAW, yang telah bekerja dengan maksimal dalam meretas jalan dakwah Islam, sehingga sampai ke negeri Nusantara ini..

Saudaraku seiman….
Ramadhan sebagai bulan kesabaran, sangat penting artinya bagi kita. Karena ternyata kesabaran itu bukan hanya salah satu akhlak mulia yang diperintahkan kepada kita, tapi ia juga merupakan salah satu sifat sekaligus nama Allah SWT yang indah. Kita patut mencontoh Allah SWT yang Maha Sabar. Banyak sekali contoh akan kesabaran Allah SWT.

IA bersabar saat malaikat menanyakan perihal penciptaan manusia. Dijawabnya dengan sabar bahwa IA lebih tahu tentang itu apa yang tidak diketahui mereka (QS:2:30). Lalu dibuktikan secara nyata bahwa memang Adam adalah makhluk baru yang pintar dan unik. Sementara hati dan pikiran dan tindakan kita sering didahului oleh su’uzhon yang difollow up manakala kita melihat anak buah kita terkesan sering mempertanyakan kebijakan-kebijakan kita.

IA bersabar ketika Iblis tidak mau taat saat diperintahkan untuk sujud bersama malaikat kepada Adam. IA dengan sabar bertanya : “apa yang menghalangimu tidak mau sujud?” (QS:7:12). Subhanallah itu pertanyaan yang sangat simpatik, padahal IA Maha Raja lagi Penguasa”., Sementara kita yang bukan apa-apa dan bukan siapa-siapa, kadang tangan kasar kita lebih cepat merespon kebandelan anak-anak daripada pertanyaan simpatik seperti itu. Sementara kita yang mungkin cuma ketua atau sekretaris, atau ketua bidang sebuah organisasi dari sekian ribu organisasi kadang lebih mengedepankan pendekatan “singkirkan dan jauhkan” terhadap kritik dan kebandelan anggota sebelum pendekatan persuasive.

IA bersabar ketika Nabi Ibrahim memohonNnya untuk diperlihatkan bagaimana IA menghidupkan orang mati (QS:2:260).

IA bersabar ketika ini dan ketika itu banyak sekali, bahkan IA bersabar saat melihat ummat ini banyak sekali melakukan pelanggaran dan kezaliman, tidak dibumihanguskan. Hanya sebagian kecil yang disegerakan sangsinya sebagai peringatan. Sebagian besarnya IA maafkan atau IA bersabar sampai saatnya datang, yaitu hari Pembalasan di Akhirat.

Saudaraku seiman..
Mari kita  meneladani kesabaran Pencipta kita. Mudah-mudahan karenanya IA memandang kepada kita dengan pandangan kasih sayang dan menilai kita layak menjadi hamba-hambaNya. Amiiin.
 
  Untuk tampilan terbaik gunakan Mozilla Firefox
  Hubungi Kami:
© 2006-2008 DPD PK Sejahtera Kabupaten Tangerang  
Jl. Puspiptek Raya No 8 - Setu - Tangerang 15413