|
TIGARAKSA — Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tahun anggaran 2007, dinilai tidak berjalan secara maksimal. Karena banyak aspirasi dari masyarakat di tingkat desa yang tidak tercanlum dalam Berita Acara Penandatanganan (BAP). Musrenbang dilaksanakan anggota dewan dari Daerah Pemilihan (DP) masing-masing. Acara musyawarah dimulai Senin (13/3) dan akan berakhir Senin (20/ 3) depan. Anggota dewan asal DP IV yaitu wilayah Cikupa, Curug, Panongan dan Legok, Sultoni dari PK Sejahtera khawatir aspirasi yang muncul bukan murni dari masyarakat yang memang sangat membutuhkan. Selain itu, patokan anggaran (Pagu) yang ditetapkan oleh Eksekutif untuk usulan Musrenbang, masing-masing kecamatan sekitar Rp 7 miliar. "Dan itu dinilai sangat kurang. Kalau satu kecamatan ada 12 sampai 14 desa, maka satu desa hanya kebagian sekitar 400 juta. Bisa untuk bangun apa," tanya Sultoni. Dia berjanji dewan akan bekerja keras untuk menampung aspirasi dan merealisasikan apa yang telah diusulkan masyarakat. "Kita akan melihat dalam satu minggu ini, jika ada sesuatu yang perlu ditambah, akan kita usulkan ke pihak eksekutif," ujarnya. Hal senada dikemukakan anggota dewan asal DP III yaitu Teluk Naga dan Kosambi, Entus Satibi yang mengharapkan Musrenbang bisa berjalan secara efektif dari segi kebijakan maupun waktu. "Kita ingin musrenbang berjalan optimal, maka ada beberapa hal yang harus dibenahi," tandasnya. (Ard) Sumber: Satelit News |