|
Jumat, 13 Maret 2009
| Ditulis oleh Kusnadi
| 336 Klik
|
Prof Dr Ahmad Syafii Ma'arif
Politisi Kok Broker! |
|
|
Jakarta - Saat ini aksi saling peras antara partai dan rakyat sudah tak terhindarkan lagi. Hal ini sudah menjadi tontonan sehari-hari. Pernyataan ini di acara diskusi bertajuk "Peran Agama dalam Membangun Budaya Politik yang Damai dan Berintegritas" di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta (11/3).
Cendikiawan Muslim itu mengatakan tontonan ini terjadi karena perilaku politisi sudah tidak bisa diteladani rakyat. Keseharian perilaku elite politik dipahami oleh rakyat sebagia perilaku kelompok broker. "Kemiskinan bukanlah semata-mata salah rakyat tapi terlebih disebabkan pemimpin."
Demokrasi yang berjalan sekarang ada harus diperbaiki agar dapat melahirkan pemimpin yang berpikir negarawan. "Yang muncul sekarang adalah penguasa yang berpikir instan dan mengutamakan kepentingan sesaat. Oleh karena itu, politisi harus pasang telinga tipis dan sensitif, jangan jadi broker."
Sumber: Satelit News |