|
Rabu, 17 Desember 2008
| Ditulis oleh Kusnadi
| 743 Klik
|
Teror Terhadap PKS
DPC CIPUTAT MENDAPAT ANCAMAN BOM |
|
|
|
Kembali, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mendapatkan ancaman berupa teror bom. Setelah Senin pagi bom meledak di kantor PKS Depok (DPD dan DPC), kini DPC Ciputat, Kabupaten Tangerang mendapat ancaman serupa.
”Ancaman itu datang melalui SMS” ujar Arif, pemilik rumah yang sekaligus dijadikan kantor DPC Ciputat itu. SMS yang masuk sekitar Pkl.14 (16/12) langsung ditanggapi dingin olehnya, namun disaat yang sama dia juga mencari kotak yang disinyalir bom yang sudah berada di rumahnya itu, dan meminta bantuan dari Kepanduan PKS.
Sejurus setelah pemberitahuan bahwa rumahnya akan dibom, kader dan kepanduan PKS pun mulai berdatangan ke rumahnya. Tampak Irfan Maulidi (Ketua DPW Banten), Budi Prayogo (Bendum DPW Banten) dan Anugerah (pjs Ketua TPPD Kab.Tangerang) hadir. Ditanya tanggapannya mengenai teror bom ini, dan kaitannya dengan teror di Kota Depok, Irfan tidak mau memberikan analisanya, ”Saya tidak mau berpikir terlalu jauh dulu. Mari kita tunggu hasil penyelidikan dari kepolisian.” sambung pria bertubuh kekar tersebut.
Pihak PKS telah menindaklanjuti ancaman ini ke kepolisian setempat, dengan memberikan sejumlah bukti, termasuk nomor telepon selular yang dipakai oknum yang memberikan ancaman. ”Kejadian ini, bisa menjadi pelajaran untuk struktur PKS ditingkat manapun agar lebih berhati-hati dan menjaga sekretariat kantornya.” ujar Yulrian, Ketua DPC PKS Ciputat. Hingga berita ini diturunkan, DPC Ciputat telah membuat tim yang akan berjaga secara bergantian, sampai batas waktu yang belum ditentukan. (db/ks) Laporan: Dado Binagama |