Shubuh: 4:45 A.M. | Dzuhur: 12:00 P.M. | 'Asar: 3:22 P.M. | Maghrib: 5:55 P.M. | 'Isya': 7:05 P.M.
Home
Profil
Berita
Parlementaria
Opini
Liputan Media
Aktifitas
Kaderisasi
Tangerang
Search
Links
Hubungi Kami
Login
Jajak Pendapat
Menurut Anda, bagaimana Kualitas Pembangunan Fisik di Kabupaten Tangerang saat ini?
 
Statistics
Anggota: 233
Berita: 583
WebLink: 14
Pengunjung: 658112
Banners

Kamis, 19 Juni 2008 | Ditulis oleh Kusnadi | 651 Klik
Dado Binagama,A.Md., S.Sos. (Wkl Sekretaris TPPD Kab. Tangerang)
SUKSES DA'WAH, SUKSES PARTAI
Cetak E-mail

    Sukses da'wah, berarti juga juga sukses partai. Mengapa demikian? Hal ini menjadi penting, mengingat orientasi kita saat ini haruslah sama, yaitu menuju kemenangan da'wah. Kenapa da'wah? Karena bila da'wah sukses, seharusnya berbanding lurus dengan sukses partai. Jangan sampai terbalik! Sukses partai, sukses da'wah. Partai adalah sarana atau kendaraan kita, bukan tujuan. Sehingga, kita harus berpikir dan bekerja keras, bagaimana agar da'wah kita sukses, hingga partai ini mendapat banyak dukungan!.

    Ayo perkuat basis massa dan politik kita. Saatnya kita merekrut masyarakat sebanyak-banyaknya menjadi kader-kader baru terbina, dengan target terukur dan terarah. Namun, satu hal yang tidak boleh dilupakan, yaitu : tetap luruskan niat, untuk menyeru manusia kepada Alloh Ta'ala. Bila kemudian dengan keikhlasan niat dan semangat da'wah yang kita sampaikan, mereka menjadi pendukung partai ini, maka bagi Alloh SWT saja segala pujian.

    Amanah yang kita emban saat ini adalah harapan masyarakat luas. Bagaimana partai ini bisa mewujudkan semua harapan dan cita-cita masyarakat (yang juga cita-cita kita) bila tidak meraih suara yang signifikan di 2009? Oleh karena itulah, menyamakan 4-i (visi, misi, persepsi dan emosi) dalam lingkaran kader menjadi sangat penting. Dan Alhamdulillah, Multaqo Fikri di Kabupaten Tangerang ini, sudah sukses dilaksanakan.

    “Mesin” sudah dihidupkan, dan semakin panas. Terbukti, semangat kemenangan dan kerja da'wah semakin kental kita rasakan saat ini. Betapa tidak, saat ini adalah kuartal kedua yang kita kenal dengan Flying Up Mei-Agustus 2008, dengan target elektabilitas 10%. Hal ini tidak akan bisa terwjud tanpa kerja keras para kader dan soliditas struktur. Mau tidak mau, semua potensi yang dimiliki para kader harus di sinkronisasikan dengan ladang amal yang terbuka lebar untuknya, sesuai dengan kapabilitas masing-masing, cepat atau lambat.

    Hal ini terbukti dengan begitu detailnya program-program dari Tim Pemenangan Pemilu, baik dari tingkat nasional, wilayah, daerah maupun seterusnya. Walaupun sifat dari program tersebut adalah top-down, namun disitulah kita menangkap makna betapa seriusnya agenda pemenangan ini. Maka, kontribusi dan pengorbanan adalah keniscayaan. Tidak ada waktu lagi untuk kita menunggu dan pasif dalam menerima amanah. Ambillah (amanah itu, red) dan kerjakan dengan itqon, semata-mata karena-Nya.

    Beberapa hal yang harus kita perhatikan adalah menjaga agar konsolidasi internal kita tidak renggang, diantaranya dengan menjaga Istiqomatul Ma'nawiyah (konsistensi spiritual), Matanatut Tanzhim (soliditas organisasi), dan Hayawiyatul harokah (dinamika pergerakan). Secara sederhana, hedaknya setiap kader menjaga amaliyah yaumiyah (amalan harian)-nya dengan melakukan mutaba'ah (evaluasi) sepekan sekali. Kemudian, usahakanlah dalam setiap acara partai atau wajihah (lembaga) yang ada, kita terlibat di dalamnya. Termasuk dalam hal turut memobilisasi massa, dan melakukan follow up sesudahnya. Dan yang paling penting adalah, kita tidak boleh tertutup, terlebih lagi anti dengan kritik dan nasihat, darimana pun datangnya, baik dari kader maupun bukan, struktrur partai ataupun bukan. Karena, kita membutuhkan itu. Selagi kritik dan nasihat itu masih ada dalam jama'ah ini, berarti jama'ah ini masih sehat.

    Untuk mencapai kemenangan dalam perjuangan, kita tidak juga jangan sampai melupakan tadhiyah (pengorbanan). Karena hal ini merupakan aksiomatik dalam perjuangan. Sudah saatnya, kita kembali bangkitkan semangat berkorban Sunduquna Juyubuna. Contohnya: setiap kader berinfak Rp. 20.000,-/ bulan, (bisa untuk membeli 1 kaos dan 1 bendera) untuk kemenangan PKS di 2009. Namun untuk kader yang memiliki kemampuan lebih, tentunya Rp 20.000,- adalah batas minimal.

    Sudah saatnya pula, kita hidupkan kembali wajib atribut untuk seluruh kader dan simpatisan. Sehingga, akan tampaklah logo PKS dimana-mana, di rumah, mobil, motor, tiang listrik, dan tempat-tempat lainnya, juga di pakaian, jaket, jilbab, gantungan kunci, pulpen, tas dan perlengkapan lainnya, sehingga setiap masyarakat merasakan bahwa PKS ada dimana-mana dan Partai Kita Semua (PKS). Allohu Akbar!


 
  Untuk tampilan terbaik gunakan Mozilla Firefox
  Hubungi Kami:
© 2006-2008 DPD PK Sejahtera Kabupaten Tangerang  
Jl. Puspiptek Raya No 8 - Setu - Tangerang 15413