|
Tangerang—Persoalan sampah masih menjadi masalah besar di Kabupaten Tangerang. Bahkan sudah dua kali berturut-turut mendapat predikat terkotor dari Kementrian Lingkungan Hidup (KLH) belum membuat kabupaten yang baru saja memilih pemimpin baru ini belum mau berupaya mengatasi masalah ini, justru cenderung cuci tangan dengan menyerahkannya kepada aparatur kecamatan hingga RT.
Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kabupaten Tangerang, Drs H Odang Masduki mengakui masalah sampah belum tertangani secara optimal. Hal itu diakibatkan sangat minimnya kesadaran masyarakat terhadap lingkungan sekitarnya. “Pembentukan kesadaran masyarakat ini merupakan tanggungjawab pemimpin di tingkat bawah, yakni camat, lurah/kepala desa hingga tingkat RT dan RW,” tukasnya kepada wartawan. Odang menegaskan, setiap melakukan kunjungan ke sejumlah kecamatan, dia selalu mengajak aparat kecamatan untuk melakukan sosialisasi tentang penanganan sampah secara tepat guna. Persoalan ini bisa diselesaikan jika camat dan lurah benar-benar niat dan siap. Tapi, jika niat dan kesiapan secara sinergis tidak dilakukan oleh kedua pemimpin di tingkat bawah, maka sudah barang tentu sampah tetap menjadi persoalan nomor satu di Kabupaten Tangerang. |