|
SERANG - Dua pasangan bakal calon gubernur/wakil gubernur resmi mendaftar ke KPU Banten, Minggu (3/9). Mereka adalah pasangan Zulkieflimansyah-Marissa Haque yang diusung PKS dan PSI serta pasangan Tryana Sjam’un-Benyamin Davnie yang diusung PPP, PAN, dan PPNUI. Zul-Marissa daftar sekitar pukul 14.45 dan Tryana-Benyamin pukul 15.40.
Pendaftaran dua pasangan ini masing-masing diikuti oleh ratusan massa dan pengurus partai pengusung. Dalam perjalanan ke KPU, mereka melakukan konvoi sehingga membuat arus kendaraan sempat tersendat.
Zul-Marissa melakukan start dari Masjid Agung As-Tsauroh sementara Tryana-Benyamin dari Hotel Le Dian. Pantauan Radar Banten, konvoi pasangan Zul-Marissa dimeriahkan oleh marching band dan aksi teatrikal. Zul-Marissa naik di atas jeep terbuka yang ditemani Ketua PKS Banten Irfan Maulidi dan Ikang Fawzi (suami Marissa). Selama dalam perjalanan, pasangan ini menjadi tontonan massa yang umumnya ingin melihat lebih dekat sosok Marissa. Terbukti, massa yang berjejal di pinggir jalan menyalami Marissa. Sementara Zulkieflimansyah hanya tersenyum tipis.
Di bagian lain, para pendukung pasangan ini membagi-bagikan stiker kepada masyarakat dan pengguna jalan. Stiker itu berisi biodata dan visi misi Zul-Marissa. Ketika konvoi massa sampai di perempatan Ciceri, Zul-Marissa turun dari mobil. Keduanya lalu menggunakan becak. Sekitar pukul 14.45, konvoi tiba di Kantor KPU di Jl Trip Jamaksyari. Rombongan diterima oleh Ketua KPU Didi Hidayat Laksana dan empat anggota KPU. Usai pendaftaran, Zulkieflimansyah menargetkan perolehan suara sekitar 3 juta. “Kita optimis untuk mencapai itu,” ujarnya.
Sementara Marissa mengomentari pemecatannya dari DPP PDIP. “Saya belum terima surat pemecatan itu,” ujarnya.
Usai pasangan Zul-Marissa pulang, giliran Tryana-Benyamin dan pendukungnya yang melakukan konvoi dari Hotel Le Dian. Tak kalah dengan Zul-Marissa, pasangan Tryana-Benyamin juga disambut antusias masyarakat yang berjajar di sepanjang jalan. Sesekali Tryana-Benyamin melambaikan tangan kepada masyarakat. Konvoi ini melibatkan pengurus partai pengusung. Sebagian pendukung Tryana-Benyamin juga membagi-bagikan stiker kepada masyarakat dan pengguna jalan. Sekitar pukul 15.40, pasangan Tryana-Benyamin dan para pendukung sampai di KPU. Mereka langsung mendaftarkan diri. Saat itu, tampak Tryana mengucurkan air mata sementara Benyamin tampak tabah.
Usai pendaftaran Tryana mengatakan sedih karena terharu. “Saya terharu karena ingat proses pembentukan Provinsi Banten bersama dengan teman-teman,” ujarnya. Kata Tryana, maju dalam bursa pencalonan karena ingin memperbaiki Banten lebih sejahtera. “Saya ingin melihat rakyat Banten sejahtera,” tegasnya.
Sementara Benyamin mengaku sudah mendapatkan izin dari Bupati Tangerang Ismet Iskandar. “Ya, sudah. Saya sudah menanggalkan jabatan sebagai kepala Bapeda Kabupaten Tangerang,” tandasnya. Terkait target suara, Tryana mengatakan 45% suara. Pasangan ini berharap perolehan suara signifikan dari Kabupaten dan Kota Tangerang. “Kami juga berharap suara maksimal dari kabupaten/kota lainnya,” ujarnya. USAMAH NEKAD Sementara Ketua Partai Demokrat Banten nonaktif Usamah Hisyam nekad mengambil formulir pendaftaran, Sabtu (2/9). Saat itu Usamah ditemani oleh empat pengurus DPD Partai Demokrat yang juga dinonaktifkan. “Ini kan bagus, pengambilan formulir pendaftaran langsung diambil oleh bakal calon gubernur-nya,” ujarnya.
Sebenarnya, Usamah saat itu tidak berniat untuk mengambil formulir pendaftaran. Kedatangannya ke KPU Banten, Sabtu (2/9), untuk mensomasi KPU Banten bila menerima pendaftaran bakal calon gubernur selain dirinya. Namun setelah menyampaikan somasi, Usamah langsung mengambil formulir pendaftaran.
Ketua Pokja Pencalonan KPU Banten Eti Fatiroh membenarkan. Kata Eti, sejak masa pendaftaran dibuka pada Sabtu (2/9), sudah empat pasangan bakal calon yang mengambil. Mereka adalah pasangan Zulkieflimansyah-Marissa, Tryana Sjam’un-Benyamin Davnie, Rt Atut Chosyiah-Masduki, dan Usamah. “Yang mengembalikan baru dua yaitu pasangan Zul-Marissa dan Tryana-Benyamin,” ujarnya. Sumber : radarbanten.com |