|
Aktifitas -
DPD
|
|
Sabtu, 22 Juli 2006
| Ditulis oleh Administrator
| 640 Klik
|
Nggak Boleh Mundur |
|
|
 Ir. Ruhamaben, MSAe RASANYA sulit menemukan orang yang bersedia melepaskan kursi empuknya hanya gara-gara terpilih jadi ketua partai. Tapi itulah yang terjadi pada diri Ruhamaben. Pasca terpilih sebagai Ketua DPD'PKS Kabupaten Tangerang belum lama ini, laki-laki berjenggot tipis ini berkomitmen akan langsung menanggalkan jabatannya sebagai Direktur Keuangan di sebuah Rumah Sakit swasta di Tangerang.
Dia mengatakan keputusan itu diambil lantaran ia tidak mau bekerja setengah-setengah dalam membesarkan partai berlambang padi dan bulan sabit berwama keemasan itu. Namun, keinginan ayah empat orang anak ini tidak terwujud. Karena temyata, pemilik Rumah Sakit tempatnya bekerja tidak mengijinkan.
"Saya nggak boleh keluar, karena mungkin bidang pekerjaan saya cukup strategis,"ujar Master jebolan Universitas di Den Haag, Belanda ini.
Tapi untungnya, meski tidak boleh mundur, Ruhamaben tetap diperbolehkan memimpin PKS secara penuh. Asal, pekerjaan di kantor juga tetap tertangani dengan baik.
"Dan sejauh ini masih berjalan cukup baik," kata dia. Ruhama demikian panggilan laki-laki berkaca mata ini menambahkan, bahwa kultur di PKS bukanlah hal yang tabu ketika seseorang berhenti dari pekerjaan hanya gara-gara ingin maksimal membesarkan partai. Karena memang katanya, ada filosofi yang menyebutkan kalau ingin berjuang nggak boleh setengah-setengah.
Ditanya soal program kerja, Ruhama mengatakan telah menyusun sejumlah agenda yang dihasilkan dalam Mukerwil yang dilaksanakan pekan lalu. Antara lain denan membentuk tim kajian yang akan diposisikan semacam thinktank bagi pembangunan di Kabupaten Tangerang.
"Kalau untuk internal, misalnya Ramadhan Fair dan Kejuaraan Futsal antara DPC cetus dia.(rif)
Sumber: Satelit News |