|
MESKI sebagai seorang kader harus siap ditempatkan di posisi mana pun, namun tak urung Imron Rosyadi sempat kaget dan nggak menyangka ketika tahu dengan posisi yang disandangnya sekarang.
Dalam Musda I yang digelar beberapa waktu lalu, Imron yang juga anggota DPRD Kabupaten Tangerang ini mendapat amanah sebagai Ketua Dewan Syariah Daerah (DSD) PKS Kabupaten Tangerang. "Bener nggak nyangka," komentamya singkat ketika ditanya tentang amanah barunya itu. Bukan hanya kaget dengan jabatan barunya tersebut, alumni Islamic University, Arab saudi ini juga mengaku tugas dan amanah yang disandangnya sekarang tidak ringan. Asal tahu saja, Dewan Syariah Daerah adalah lembaga pengawas terhadap perilaku dan tindak tanduk kader PKS agar tetap berada dalam jalur syar'i. Disamping itu lembaga ini juga bertugas mengawal keputusan atau fatwa Dewan Syariah Pusat dan Wilayah supaya dijalankan oleh setiap kader. "Ibaratnya kayak penjaga gawang,"ujar dia sambil tertawa kecil. Sebelum menjabat sebagai Ketua DSD, ayah enam orang anak (meninggal satu) ini adalah Ketua Wilayah Dakwah (Wilda III) yang meliputi Sepatan, Teluk-naga, Sukadiri, Pakuhaji dan Kosambi. Selain itu pula, Imron juga pernah menjabat sebagai Ketua Laj-nah Tatsqif (Tarbiyah Tsaqofiyah) Kabupaten Tangerang. Untuk mengakrabkan dengan anggota keluarga, Imron mengaku punya jadwal khusus. Sebisa mungkin lelaki berperawakan sedang ini mengajak anggota keluarganya berenang. "Tapi kadang-kadang makan bareng. Yang penting ada acara buat ngumpul," katanya. Selain aktif di partai dan di legislatif, Imron yang saat berdirinya PK masih kuliah di Arab Saudi juga mengelola sebuah yayasan pendidikan. Yayasan yang diberi nama Nurul Falah ini beralamat di Sepatan dan mengelola pendidikan mulai dari tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) hingga lanjutan alas (MA dan STM). "Resep bisa semua tugas jalan, ya disiplin dengan waktu jangan menunda-nunda." katanya memberi kiat soal membagi waktu kerjanya.(rif) Sumber: Tangerang Tribun |